Feeds:
Posts
Comments

Seiring naiknya harga bahan bakar pembangkit listrik berupa batubara dan gas, maka dilakukan berbagai macam program & aktion plan penghematan disana sini oleh para penyedia tenaga listrik. Di RI, penyediaan listrik dibagi dalam 3 golongan besar : pembangkitan, transmisi dan distribusi. Golongan penyumbang biaya terbesar ada di pembangkitan. Tidak adanya platform & kebijakan ketahanan energi dalam 20 tahun era reformasi, menyebabkan sulitnya pengendalian biaya produksi listrik. Maka dari itu, para perusahaan penyedia tenaga listrik yang mengoperasikan dan memelihara pembangkit listrik dituntut efisien.

Combined cycle power plant

Dalam pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik, ada komponen pembiayaan. Daiantaranya adalah biaya administrasi, biaya pegawai, biaya pemeliharaan, biaya produksi (bahan bakar, pelumas, kimia). Produk yang dihasilkan adalah power dalam satuan kilo watt hour/kWh (atau satuan desimal diatasnya, mega watt hour/MWh atau MW). Lalu bagaimana menghitungnya?

 

 

Continue Reading »

29 Juni 2018, kami sekeluarga mudik ke Jawa. Mudik diluar lebaran. Masih bulan Syawal sih. Sengaja demikian karena sekalian dengan agenda keluarga agar tidak bolak balik. Perjalanan ke Jawa kami memilih start dari Banda Aceh. Rute yang kami ambil start dari Lhokseumawe by shuttlebus – Banda Aceh (BTJ) – Kuala Lumpur (KUL / KLIA2) – Semarang (SRG) . Yeah… milih transit di luar negeri.

Masjid Sultan Abdul Samad/Masjid Jamek

Continue Reading »

 

 

 

 

 

 

 

Untuk kesekian kali lagi landing bandara internasional Juanda (SUB), karena urusan dinas ke kantor pusat company. Bandara ini bandara domestik & internasional yang berada di pangkalan udara TNI AL sekaligus hub ke bagian timur Indonesia. Adapun rute-rute internasional ke Kuala Lumpur, Penang, Singapura. Bandara lain yg sepert ini adalah bandara Ahmad Yani (SRG) Semarang, Husein Sastranegara (BDO) Bandung dan Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta. Sebagai bandara yg tarafnya internasional bandara SUB ini tidak memiliki fasilitas akses berupa moda transportasi darat yang bisa dibilang memadai untuk bandara sekelas di Jawa. Untuk kota sebesar Surabaya -metropolitan no.2 di republik ini- apalagi dengan kawasan ekonomi khusus ‘gerbang kerto(su)silo*’nya yang mengitari metropolis ke-2 itu sekaligus gateway udara propinsi Jawa Timur, sudah barang tentu banyak orang yang membutuhkan akses darat memadai menuju kesana. Akan tetapi mulai dari tahun dal jaman pak BeYe berkuasa dulu (pas pertama kali berangkat ke Tanjung Pinang via Batam, karena saya taunya sejak itu 😀 ) sampe sekarang, moda akses daratnya ya itu itu saja. Ga berubah dan ga ada gelagat akan berubah.

Continue Reading »

434 Hari Bersama Dajjal

Pada akhir zaman kelak, Allah SWT mengabarkan kepada kita melalui Rasul-Nya, bahwa Dajjal akan hadir ke muka bumi ini. Ia akan memberikan warna yang suram. Maksudnya, ia hadir untuk menyesatkan umat manusia, khususnya orang beriman.

Kehadiran Dajjal tentu tidak kita inginkan. Sebab, walaupun kita telah mencoba untuk memantapkan keimanan, tetap saja namanya rayuan dan hasutan bisa saja mematikan. Seperti halnya setan yang selalu menggoda manusia. Manusia yang rajin beribadah pun ada yang luluh karena rayuannya. Dajjal akan menampakkan dirinya setelah danau Tiberias di Palestina nyaris kering. Ya… nyaris kering. Danau itu akan benar-benar kering saat bumi diserbu oleh Ya’juj & Ma’juj, mereka meminum habis air danau tersebut hingga kering kerontang. Naudzubillah.

Continue Reading »

Maret 2017 kami backpacker ke pulau Penang, Malaysia, saat liburan hari kecepit Nyepi. Sejak Februari 2016 saya pindah dinas di Lhokseumawe, Aceh. Setelah hitung-hitungan, antara pulang ke jawa atau maen ke negeri sebelah, ternyata lebih murah ke negeri sebelah.Dan memang, memilih pulang ke jawa pun juga kelewat mahal. Meninggalkan rumah di jawa karena tugas dinas cari hiburan adalah suatu keharusan bagi saya. Dan salah satunya pelesir dengan cara backpacker.

Coat of Arms Negara Bagian Penang

Continue Reading »

Tafsir Ringkas Al Maidah 51

Tafsir ringkas Al Maidah 51 oleh Ustadz Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc , Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih & Tajdid 2015-2020 .

Perbudakan di Amerika

 

Pendahuluan

Tulisan ini dilatar belakangi oleh pengalaman saya berinteraksi di wall Fb seseorang. Ketika itu melintas di timeline wall Fb saya status seseorang yg membandingkan hukuman bagi ‘maho’ (manusia homosex) dan hukum menikahi perempuan dibawah umur. Begitu banyak komentar hinggalah sampai menyinggung perbudakan. Tepatnya pada komentar yg membahas kanjeng Nabi Muhammad Salallahu alihi wassalam menikahi Mariyah Al Qibtiyah radiyallahuanha, budak (jadi mantan budak setelah dinikahi beliau) yang dihadiahkan oleh Mauquqis, gubernur Romawi di Mesir saat itu atas balasan surat dakwah yang dikirimkan beliau. Pada sub komentnya banyak sekali mencela hal ini. Terutama olok-olokan dari pengkut agama lain, dan ini diperparah oleh kaum muslimin sendiri yang tidak paham akan agamanya.

Tulisan ini adalah share sepenuhnya dari web http://www.muslim.or.id/ , alasannya simple: daripada saya tulis ulang. Dan inilah selengkapnya.

Continue Reading »