Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘INDONesian Idiots’ Category

Seseorang yg mengaku pernah bekerja pada media Tempo mengungkapkan kelakuan busuk institusi tempatnya pernah mengabdi. Pengumbaran kebobrokan media ini tidak sekali dua kali. Mungkin sudah banyak mantan karyawan, wartawan dan reporter yang mengumbar kebusukan media tempatnya bekerja dulu dgn bentuk buku dan blog, atau bahkan artikel singkat. Setelah Wikileaks, kini ada Jilbab Hitam yang tulisannya membuat kelabakan Tempo dan menghebohkan dunia maya. Tulisannya pertama kali dimuat di Kompasiana, sebuah situs yang diperuntukkan untuk penulis bebas akan tetapi kini telah dihapus. Tidak ada alasan jelas atas penghapusan tsb, patut diduga hanya karena motif solidaritas sesama media. Dalam masa tayangnya yg singkat tulisannya telah berhasil lolos ke dunia maya dan menyebar luas. Dan inilah kisahnya :

Rabu, 13 Nov 2013.

Saya adalah seorang perempuan biasa yang sempat bercita-cita menjadi seorang wartawan. Menjadi wartawan TEMPO tepatnya. Kekaguman saya terhadap sosok Goenawan Mohamad yang menjadi alasan utamanya. Dimulai dari mengoleksi coretan-coretan beliau yang tertuang dalam ‘Catatan Pinggir’ hingga rutin membaca Majalah TEMPO sejak masih duduk di bangku pelajar, membulatkan tekad saya untuk menjadi bagian dalam grup media TEMPO.

Dengan polos, saya selalu berpikir, salah satu cara memberikan kontribusi yang mulia kepada masyarakat, mungkin juga negara adalah dengan menjadi bagian dalam jejaring wartawan TEMPO. Apalagi, sebagai awam saya selalu melihat TEMPO sebagai media yang bersih dari praktik-praktik kotor permainan uang. Permainan uang ini, dikenal dalam dunia wartawan dengan istilah ‘Jale’ yang merupakan perubahan kata dari kosakata ‘Jelas’.

“Jelas nggak nih acaranya?”

“Ada kejelasan nggak nih?”

“Gimana nih broh, ada jale-annya nggak?”

(more…)

Read Full Post »

KITA tentu tak menyangka bagaimana mungkin seorang bocah berusia 13 tahun sudah dilepas membawa mobil sendiri pada tengah malam.

Memang ia ditemani seseorang, tetapi ia juga masih terbilang bocah. Bukan mengemudi di dekat rumah dengan pengawasan orangtua, melainkan di jalan tol, menempuh jarak yang terbilang jauh. Dan apesnya, enam orang tewas, dan beberapa anak langsung menjadi yatim piatu. Ini tentu sangat memprihatinkan. Namun setiap kali melihat bagaimana masyarakat mendidik anak-anak, saya sebenarnya sangat khawatir. Tak dapat dipungkiri, tumbuhnya kelas menengah telah menimbulkan gejolak perubahan yang sangat besar.

(more…)

Read Full Post »

piye kabare le? penak jamanku to ???

DALAM beberapa bulan terakhir, muncul berbagai variasi tulisan yang berbunyi ”Penak jamanku to, Le?”  Tulisan tersebut disertai foto penguasa Orde Baru Soeharto yang sedang tersenyum dan melambaikan tangan.

Tulisan seperti itu bisa ditemui dalam banyak media penyampai: stiker, kaus, poster, bak truk, media sosial, dan sebagainya. Aneka desain menarik dihadirkan. Ada yang digunakan untuk merespons para pejabat yang korup, untuk merespons meningkatnya kriminalitas, maraknya kerusuhan, dan semacamnya.

Tulisan bermakna ”Nyaman zaman siapa, Nak” itu kali ini muncul mengiringi kenaikan harga BBM. Mereka menuliskan harga BBM ”enak di zaman Soeharto”. Mereka membandingkan harga BBM di era Orde Baru yang Rp 700 dengan harga BBM setelah dinaikkan, 15 Juni 2013, yang Rp 6.500.
(more…)

Read Full Post »

“Mas… kata teman saya sampeyan kerja di PLTU ya?”
“Iya pak.. benar”
“Sejak kapan?”
“Yaa..kira-kira sejak 3 bulan lalu”
“Mas bisa kerja disana bayar brapa masuknya”
“Loh.. saya ini ndak bayar pak, diterima gratis”
“Halah mas.. mbok ya ndak usah bohong. Teman saya bisa kerja disana sampe njual sapi untuk biaya masuknya”
“Wuah… beneran gitu pak?”
“Loh.. beneran. Makanya sampeyan ndak usah bohong, kena berapa duit masuknya?”
“Saya masuknya gratis…beneran pak”
“Ah.. aku ndak percaya… nggak mungkin mas…wong teman saya aja sampe njual sapinya untuk mbayar”

(more…)

Read Full Post »

Pernah dengar cerita Walisongo, baca bukunya atau penah nonton film walisongo di TV ? Benarkah Walisongo pernah hidup ataukah cuma legenda atau mitos belaka..?

(more…)

Read Full Post »

Dalam bulan ini terjadi 2 bencana alam di Indonesia, gempa+tsunami di Mentawai dan meletusnya gunung Merapi di Jogja. Gunung Merapi di Jogja sedang menjalani ritual rutinnya setiap 3-4 taun sekali. Sedangkan gempa Mentawai, karena kepulauan Mentawai memang terletak di tepi patahan lempeng benua, tentu saja rawan gempa karena lempeng tersebut secara alamiah memang bergerak. Setidaknya itulah pandangan ilmiah atas kedua bencana alam yang terjadi pada bulan ini pada tanggal yang sama, 26.

(more…)

Read Full Post »

Kekhalifahan Utsmani (Ottoman Empire) pada tahun 1683 memiliki wilayah yang membentang masuk ke daratan Eropa, Afrika dan Asia, pada zamannya adalah kekaisaran terbesar dan terlama yang pernah ada dalam sejarah bumi modern. Kekhalifahan ini berdiri selama 625 tahun, sejak berdiri 1299 dan dijatuhkan pada 1923. Sumber kehancurannya terletak pada aspek produktivitas ekonomi bukan pada aspek persenjataan dan ketentaraan.

(more…)

Read Full Post »

Older Posts »